Senin, 30 Agustus 2010

pH air

Apakah anda ingat pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam kelas 4 SD? Ya, eksperimen dengan litmus,
kertas yang akan berubah menjadi merah saat anda menaruhnya di larutan lemon dan larutan sabun.
Indikator dari asam atau basa diketahui sebagai nilai pH. Nilai pH 7 berarti sebuah zat berada dalam
posisi netral. Nilai yang semakin rendah menunjukkan keasaman, dan nilai yang lebih tinggi
menunjukkan kebasaan. Untuk menunjukkan nilai pH, lihat contoh berikut:
Lemon = 2,5
Kopi = 5 – 6,5
Susu = 6,2
Air bersabun = 7 – 10
Bir = 4.5
Sebagai tambahan, makanan yang kita makan kebanyakan mengandung tingkat keasaman yang tinggi karena fungsinya sebagai pembunuh bakteri.


pH dan Air
Jadi, apa arti pH bagi air? Pada dasarnya, nilai pH menunjukkan apakah air memiliki kandungan padatan rendah atau tinggi. pH dari air murni adalah 7. Secara umum, air dengan nilai pH lebih rendah dari 7 dianggap asam dan nilai pH lebih dari 7 dianggap basa. Nilai pH normal untuk air permukaan biasanya antara 6,5 s/d 8,5 dan air tanah dari 6 s/d 8,5.

Alkalinitas adalah ukuran kapasitas air untuk bertahan dari perubahan pH yang mungkin terjadi danmembuat air menjadi lebih asam. Ukuran dari alkalinitas dan pH air diperlukan untuk menilai ke-korosifan dari air. Secara umum, air dengan nilai pH rendah (<6,5) berupa asam, mengandung padatan rendah, dan korosif. Karena itu, air seperti ini mengandung ion logam seperti besi, mangan, tembaga, timbal, dan seng .. atau dengan kata lain logam beracun tingkatan tinggi. Ini dapat menyebabkan kerusakan dini pada pipa logam, dan memiliki masalah berhubungan dengan rasa yang asam atau rasa logam, noda pada baju, dan noda pada tempat cucian di dapur dan pembuangan. Yang lebih penting, ada suatu resiko kesehatan yang berhubungan dengan racun ini.

Cara utama untuk menyelesaikan masalah pH rendah ini adalah dengan penggunaan penetralisir.P enetralisir menyalurkan suatu larutan dalam air untuk mencegah air bereaksi dengan sistem perpipaan pada rumah tangga yang membuat korosi pada barang elektronik. Kimia penetralisir adalah soda api. Penetralisiran dengan soda api akan menaikkan kandungan natrium dari air.

Air dengan pH >8,5 mengindikasikan air mengandung padatan tinggi. Air padatan tinggi tidak menyebabkan resiko pada kesehatan, tetapi dapat menimbulkan masalah pada keindahan. Masalah ini berupa rasa alkali pada air (membuat kopi menjadi lebih pahit), formasi pada piring, peralatan, wadah pencuci, kesulitan untuk membuat sabun dan detergen berbusa, dan formasi dari presipirasi yang tidak larut pada baju.

Menurut penelitian Universitas Wilkes, karena hubungan antara pH dengan gas dan suhu, dianjurkan contoh air diperiksa secepat mungkin. Penelitian ini menyatakan bahwa pH air bukan sebuah ukuran dari kekuatan asam atau basa, dan tidak dapat menyediakan gambaran yang lengkap tentangkarakteristik air.